Di tinggal memang tidak enak.
Oleh siapapun.
Saya gundah.
Saya takut ditinggal.
Umur terus bertambah. Sang muda menjadi dewasa.
Yang dewasa menjadi tua.
Yang tua jadi tidak ada.
Kebutuhan hidup terus meningkat.
Ambisi semakin bertambah.
Cinta bukan lagi yang pertama.
Karir yang utama.
Walaupun kau bilang tidak.
Tapi itu fakta dan realita.
Jika cinta sudah tidak ada.
Menikah mungkin hanya ambisi semata.
Si kecil terus semakin tinggi pendidikannya.
Teman nya semakin bertambah.
Makin cerdas, mengalahkan kakaknya.
Rumah bukan lagi tempat berteduhnya.
Ketika tak ada percaya.
Teman itu jika senang saja.
Sedih datang teman hilang.
Atau sedih datang aku yang hilang.
Karena sudah tak percaya akan kesejatiannya.
Saya gundah
Saya tak pernah bisa langsung mengutarakan hati saya akan takut ditinggal ini.
Saya gundah
Dan pasrah.
Akan skenario hidup ini.
Haruskah aku berkata seperti GIE.
Berbahagialah orang mati muda.
Tak pernah parah ditinggal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar