Selasa, 6 oktober 2015. Jam 06.20 pagi
Sesak sekali hati ini.
Suasana pada hari itu masih sama. Menyimpan sebuah kekecewaan dan amarah terpendam.
Belum terlampiaskan, dan bagi ku tak kan terlampiaskan.
Cukup ku simpen dan selalu ke filter.
Tapi aku heran dengan orang yang mudah sekali menyampaikan kekecewaanya.
Berhari bertahun aku kecewa padanya dan masih ku tahan.
Mudah sekali orang lain melampiaskan rasa kecewa nya pada ku.
Di pagi hari.
Dia mengontrol hari ku.
Aku tau. Dengan dia mengungkapkan rasa kecewa nya dia jadi plong. Dan aku yang jadi selalu merasa bersalah.
Mentari pagiku tertutup awan pekat.
Yahh..
Aku tau nanti semuanya membaik.
Rasa nya kecewanya menambah rasa kecewaku yang terfilter dengan baik.
Di tutupi guratan senyum dan canda ceria.
Yang sebenarnya tak berarti apa apa .
Sekian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar