me

me

Kamis, 07 Mei 2015

Aku, dia, dan mereka

Tulisan ini bukan sebuah kisah cinta ataupun judul film ftv.
Ini adalah sebuah pelajaran tentang sebuah perspektif.
Kita pasti pernah berantem, bertengkar, atau setidaknya beradu pendapat.
Perkara dasar nya sederhana. Kalian berbeda pandangan dan sama sama mempertahankannya.

Pernahkah kalian di jalan raya. Entah kita sedang membawa kendaraan atau tidak, di hadapan kita terjadi tabrakan. Sebuah motor melaju kencang menabrak mobil yang mengerem mendadak.

Apa reaksi anda? Kaget? Meng analisa? menonton seru? Ikutan marah?

Reaksi terakhir mungkin hanya milik dua pengendara tadi.
Pengendara motor merasa mobil mengerem mendadak. Membuat motor nya tak terkendali sehingga menabrak mobil
Pengendara mobil merasa motor melaju kecepatan tinggi ga punya aturan.

Kedua nya saling mempertahankan pendapatnya masing2. Tak kan pernah ketemu sampai salah satu ada yang legowo.

Selama hidup keniscayaan kita konflik. Penangan konflik harusnya menghindari sifat ke aku an. Ke kamuan. Tapi keluarlah dari konflik atas perbedaan yang ada. Jadi lah sebuah penonton yang sedang menyakskan sebuah kknflik. Disana lah ke objektifan hadir:)
Selamat malam

Tidak ada komentar: