me

me

Rabu, 27 Agustus 2014

Tekad seorang prajurit


Kisah tentang seseorang yang diberikan nama  dengan arti judul diatas. Judul diatas sebenarnya penghalusan dari arti nama yang sebenarnya.  Arti nama sesungguhnya ialah prajurit perang yang memiliki tekad.  Dalam bahasa arab di sebut ghozi zulazmi. Ya. Tentang arti namaku.
Sesungguhnya ketika aku dulu dilahirkan. Orang tuaku sudah memberikan suatu gambaran hidup yang akan kulalui ketika aku dewasa nanti. Berliku. Naik turun. Dinamis. Itulah kehidupan yang kulalui nantinya. Sehingga dapat diidentikan kehidupan ku nantinya ialah sebuah peperangan. Sangat keras dan tedengar kasar memang.  " Tapi itulah hidup nak , kau harus menerima realita itu nanti". Begitulah mungkin apa yang disampaikan oleh orang tuaku dulu."  Dalam peperangan kau akan mempunyai musuh yang banyak. Ya hidup ini penuh dengan perang. Perang berarti kau memiliki musuh.  Dan sebelum hidupmu belum berakhir. Perang tak kan pernah usai. Kau akan selalu mempunyai musuh . entah musuh itu berasal dari luar/ orang yang tak kau kenal. Musuh yang berasal dari dalam. Orang yang dekat dengan mu. Atau musuh itu ialah dirimu sendiri. Dan yang pasti musuh itu tidak selalu berbentuk wujud. Apapun itu sesuatu yang menghalangi dalam mencapai jalanmu itu ialah musuhmu." ujarnya implisit ketika memberikan nama

Dalam peperangan ada satu tujuan yang pasti diinginkan. Kemenangan. Dan dalam hidup aku harus mendapatkan itu. Sejak kecil orangtuaku sudah mewanti kan itu kepadaku. Hidup ini perang dan harus menang. Bagaimana caranya aku harus menang. Sementara musuh-musuhku sangat banyak dan tidak pernah usai. Orang tua ku berkata kepadaku lewat artinamaku.  " Kau akan di bantu banyak kawan. Dalam peperangan kau mungkin akan pernah sendiri. Namun akan lebih banyak kau bersama yang lain. tapi yang menentukan kemenanganmu bukanlah yang lain tapi dirimu sendiri. Dengan tekadmu. Itulah temanmu yang paling berarti. Tekad. Kau kehilangan tekad, kau kalah.  Hadirkan tekadmu itu." nasihatnya dalam arti namaku.

" Dan satu hal lagi yang akan membantumu dalam memenangi setiap peperangan yang ada dikehidupan ini. ialah panglima perangmu. Raja mu. Tidak, dalam peperangan di kehidupan ini kau bukan seorang raja. Kau hanya prajurit ". Orang tua ku menginginkan demikian. Agar aku tidak sombong. Ghozi sama dengan prajurit.  aku mempunyai seorang panglima yang maha hebat. Dan aku mengabdi pada nya. berjuang untuknya. Tuhan ku lah sang panglima itu. " Cukup kau dengarkan segala perintahnya. Bersyukur dan tidak sombong. Niscaya kau akan mendapatkan salah satu jalan kemenangan mu." ujarnya sekali lagi.

Ingat tekad dan taat pada panglima. Karena kau adalah prajurit perang yang memiliki tekad. Niscaya kau akan mendapatkan sebuah kemenangan. Dan tahukah kamu apa bahasa arab dari kemenangan fauziah.seorang prajurit akan mendapatkan sebuah kemenangan jika disertai dengan tekad.
Ya. Tanpa tekad dan ketaatan aku tidak akan mendapatkanya.
Dan itulah namaku. Namaku adalah makna kehidupan ku. 
terimakasih orang tuaku yang telah mengajarkan ku tentang kehidupan ini.
terimakasih orang tuaku yang telah mendoakan aku ku.
sejak aku lahir.
lewat namaku.
ghozi zulazmi

Tidak ada komentar: