sebelum masuk pada inti tulisan. saya ingin sedikit bercerita tentang pengalaman saya.
ini tentang kisah saya saat mengikuti pemilihan ketua organisasi dikampus.
organisasinya tidak besar memang. tapi karena kami mahasiswailmu politik. maka di jadikanlah momen tersebut sebagai wadah aktualisasi kami.
pemilihan umum raya ( PEMIRA) kami menyebutnya.
saya saat itu memang mencalokan diri menjadi salah satu kandidatnya. tidak ada niatan menang atau apapun.hanya mencoba mengaktualisasikan diri saja.
ada sedikit pemikiran terkait pemilihan umum dari sudut pandang peserta.
ya, pada saat pemira, saya dan tim kampanye saya memang yang paling santai. bahkan tim kampanye saya lebih terlihat khawatir di banding saya sendir.hal itu tak lebih dikarenakan visi saya yang kontroversial.
di sana, saya hanya bervisikan REVOLUSI. dan itu pun singkatan yang di jabarkan dalam misi saya.reorientasi, visioner, peleburan, inovasi. dan pada saat itu saya tidak menawarkan program kerja sedikit pun.
tim saya ketar ketir. mencoba menawarkan visi misi dan proker yang lebih rasional dan menjual mimpi.
tapi saya tetap tidak mau. karena saya menyadari saya mencalonkan diri sebagai calon ketua. yang berada dalam jajaran eksekutive. dan saya pun mencoba menjelaskan visi saya tersebut.
seorang eksekutive itu ialah seorang eksekutor. kita yang akan menjalankan apa apa yang sudah tertuang di legislative. ketika kita menjual program. makaitu sama aja kita menjual mimpi. kita hanya bisa bervisi. mau di bawa kemana organisasi ini. sifatnya general aja. tohsemuaprogram sebenrnya sudah di rancang legislatrive.
***
hubungannya dengan calon presiden yang saat ini menanti di umumkan. saya belum melihat sebuah visi. saya baru meilhat sebuah mimpi. saya heran tidakkah mereka sudah menjadi warga negara yang baik? hai,kalau kalian memang demikian ,maka bacalah konstitusi republik ini. disanalah visi kalian. visi kita semua. kenapakalian malah berkhayal yang tidak tidak. membuat kami tidak mengerti. dan seolah kalian hebat dengan bahasa intelektual kalian.upsmaaf, hebat dengan apa nyang timsukses kalian tuliskan.
jelas sudah kok harusnya bagaimana visi kalian. tak usah masuk ke setiap bab konstitusi. cukup saja kau gunakan pembukannya. "melindungi seluruh tumpah dari bangsa indonesia","memajukan kesejahteraan umum"," mencerdaskan kehidupan bangsa", "ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian
abadi, dan keadilan sosial"
itulah yang menjadi visi kalian harusnya.jikakalian padaakhirnya mempunyai visi sendiri,nanti kalian akan terbentur dengan itu. pilihannya,kalian akan menipu dan kembali konstitusi.tau kalian akan melawan bangsa ini.
poin pendidikan,ekonomi, keamana, dan kestabilan. itulah yang kalian harus visikan. bukanlagi visi kalian.tapi visi bangsa ini.
yang harus nya menarik ialah cara pandang kalian untuk mencapai visi tersebut. dan yang harus kalian lihat ialah rancangan jangka pabnjang, jangka menengah dan jangka pendek negara ini. kalian sikapi itu semua. dan bagaiman pandangan kalian untukmemperoleh visi negara kita.
ada dua jawaban. pandangan kalian sama dan beda.jikasama, maka kalian sama saja. tidak ada lagi alasan kami mendukung kalian semua, toh sama adalah jawabnnya yang bodoh.seharusnya adapandangan yang berbeda. yang saling melengkapi satu sama lain.bersaing.untuk bangsa dan negara.
padaakhirnya pemerinthan kedepan akan bergerak maju.karena kita sudah sepakat dalambervisi. visi yang sudah kita gemkan 70 tahun yang lalu. visi yang artinya landasan dan tujuan negara kita. dan para presiden bukan bertugas merubah haluan. tapi membuat inovasi agarvisi lebih cepat di peroleh.
analogi angkutan umum. tugasnya ialah membawa penumpang hingga selamat sampai tujuan. rute dan tujuannya sudah jelas.namun ada persaingan untuk menjadi supir angkutan umum. makapara sopir bersaing dengan menawarkan sebuah cara,inovasi,metode. untukmencapai tujuan , fungsi, dan rute yang sama.
bukan malah meniadakan atau merubah tujuannya.
sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar