me

me

Selasa, 22 April 2014

Daily : doktrin hidup

guys,
saya ingin berbagi keresahan. ya begitulah hidup penuh dengan keresahan.
saying nya tidak semua keresahan mempunyai corong penyelesaiannya.
tapi menurut gue. penyelesaian sebuah keresahan ialah dengan mengungkapkannya.
kalau kita mempunyai keresehan. dan mencoba untuk menyimpannya saja sambil memikirkan solusi.
maka yang ada keresahan itu hanya timbul dan tenggelam saja.
tapi jika kita mengungkapkannya baik verbal maupun non verbal. di jamin akan ada sebuah sensasi kepuasan.
dan begitulah halnya dengan tulisan ini. upaya untuk merasakan sebuah sensasi kepuasan itu.
okey. fine.

kali ini gue mau bahas tntang sebuah doktrin yang menganggu pikiran gue..
bukan tentang doktrin politik sih pastinya..
tapi lebih ke doktrin masa depan guys.
gue ngerasa diri gue sedang mengalami masa ujian.

dulu ketika gue sedang membuat proposal hidup. gue mengajukan diri gue adalah orang merdeka guys.
artinya apa. gue ga mau tunduk atau gampang terpengaruh oleh siapa pun.
so, untuk masa depan gue lebih memilih sebagai socio entrepreanure. apa sih itu?
gue lebih memilih menjadi seorang konsultan men.. staff ahli presiden.
okay itu di bawah presiden men, tapi sorry bukan presiden yang mempengaruhi gue, tapi gue yang mempengaruhi presiden.
gue mau memulai itu dengan menjadi seorang konsultan legislative ataupun partai politik. logika nya sama ya dengan case sebelumnya.
socio preanure juga diartikan dengan gue pengen membuat usaha yang ga sekedar menguntungkan diri gue. tapi juga para pekerja gue.
dulu gue pernah berwacana seorang pengusaha yang sukses ialah ia yang akan menjadikan pekerja nya sesukses dirinya. dan mensukseskan dirinya lebih dari pekerjanya. that's all men.

untuk mencapai itu semua gue memulai dengan merintis kuliah di politik ugm men, dimana bisnisnya. okay gini. untuk menjadi konsultan politik setidaknya gue udah punya basic men. lu cuap-cuap apapun, ketika tittle lu adalah alumni ugm. semua hormat men. tapi ya gue juga asal cuap-cuap. gue lumayan matang dalam teori perpolitikan walaupun banyak kekurangna didalamnya. sekarang gue tinggal butuh sebuah kesempatan untuk masuk ke ruang legislative men.

kedua, tentang bisnis men. gue beberapa kali mencoba membangun sebuah bisnis. baik dari sendri, join sma temen. maupun warisan bokap. failed. itu yang gue simpulkan. tapi inget men, kunci kesuksesan. gagal+1. gue akan terus nyoba men. dan gue  menemukan letak kegagalan gue men selama ini. pertama kemampuan sosialisasi gue dan komunikasi gue yang kurang baik dan yang kedua ialah pengendalian diri gue. dalam hal ini adalah konsistensi.

untuk mengatasi hal itu gue ikut komunitas men. komunitas pengembang sdm. gue berkecimpung didalamnya. dan komunitas berlalri. men disana gue menemukan dunia baru. orang orang yang ada dalam karakter bisnis. dan pula dengan berlari gue berhasil menemukan salah satu treathment pengendalian diri. pelajaran konsistensi. gue masih belajar dan terus mau belajar untuk itu men.sekarang belum selesai.

dan sekarang juga gue sedang melawan diri gue untuk menyelesaikan study gue. gue teringat perkataan salah seorang komunitas pengembangan sdm. " kamu itu bukan tinggal skripsi, tapi kamu tinggalkan skripsi" its oke fine. jelb banget sih buat gue men. tapi gue inget apa prinsip gue. kalo gue selslu mendengarkan orang ga akan ada habisnya. terbukti dari diet gue. oke, gue memang belum serius menyelesaikan tugas akhir gue. entah kenapa gue tinggal siding aja men. tapi berat banget gue untuk itu. belum pantes men gue sarjana. bukan ga sanggup menjawab pertanyaan pertanyaan dosen. tapi ya gue punya dosa moral aja dengan kondisi gue sekarang tapi nanti gue jadi sarjana.hmm malu men

konkretnya, gue pending sarjana gue. gue harus selesai dengan diri gue. gue pengen membuat sebuah karya socio preanure. gue punya pijakan untuk meloncat ke legislative. men, dengan itu gue berani lulus. kenapa men, gue resah dengan banyak nya doktrin yang anti dengan mindset gue men.

orang terdekat gue selalu mendesak gue lulus. nyari kerja membangun hidup sendiri. punya penghasilan tinggi. buset men, hidup itu ga sekedar lu nyari dan ngabisin duit men. indah, tapi hampa men.gue pun di suruh menjadi karyawan. orang yang berkarya tapi pada orang lain. orang lain yang hanya memikirkan diri sendiri. men ga mau gue. gue cuma mau bekerja pada orang lain yang dia tidak memikirkan dirinya tapi yang lain lain juga. dan gue tau giman cara nilainya. atau gue menjadi si orang lain yang memikirkan yang lain lain itu men. lu tafsirin aja sendir lah maksudnya giman.

intinya, gue ga mau terpengaruh men, gue tetep di jalan gue. lu mau kata apa juga. gue dengar angina surge tentang dunia lo. gue cuma bias nelen ludah. sambil kembali menatap masa depan ala gue. kalo ada yang ingin menjadi pendamping gue, ini proposal gue. hasil indoktrinasi dari diri gue. doktrin yang tertanam lama. susah berubah. lips service lu mengatakan menerima gue apa adanya. inilah gue.

Tidak ada komentar: