Beberapa tulisan saya menggambarkan betapa massive nya PKI sebagai pembawa ideology komunis di tentang sana sini.
Saya secara pribadi tidak setuju. Undang undang melarang ideology yang bertentangan dengan pancasila. Komunis salah satunya. Namun undang undang juga mengatur kebebasan untuk berkumpul dan berserikat.
Pki menjadi partai adalah sebuah cita cita bagi sebagian orang. Yang mendambakan sebuah revolusi dalam sistem negara ini. Namun sadarkah bahwa jika hadirnya partai tersebut malah membuat ideologi komunis menjadi kerdil. Why?? Kenapa?
Selain pelarangan ideologi komunis. Pada masa orde baru juga dilakukan kanalisasi partai politik. Itulah yang membuat partai partai hilang kekuatannya. Ada pengkerdilan ideologi partai ketika kanalisasi itu. Kristen dengan nasional bersatu menjadi PDI, partai islam dengan segala golongannya bersatu menjadi PPP. Dan golkar sebagai organisasi emas orde baru. Represifitas membuat partai partai ini tunduk pada otoriterian.
Di era reformasi, partai partai bangkit. Eits namun sekarang ada istilah electoral threesold, parliementary threesold, dan presidensial threesold. Pada awalnya bangkitnya partai partai ini diasumsikan akan terlembaga nya ideologi politik dalam partai partai. Namun ambang batas di elektoral , parlemen , dan presiden mengharuskan partai partai harus bersaing mendapatkan konstituen untuk bertahan dalam sistem pemilu.
Jika PKI hadir, apakah iya akan menjadi partai yang berorientasi menularkan ideologi komunis ke masyarakat. Menginisiasi revolusi jilid sekian? Atau tunduk pada ambang batas, untuk bertahan hidup. Yang artinya, menggalang suara sebanyak banyak nya. Menghalalkan segala cara dan menjadi partai yang memperebutkan dan berorientasi pada kekuasaan? Uang dan jabatan yang diincarnya.
Saya rasa jawabannya yang terakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar