11 maret 2017.
Ada 3 momen yang saya catat dalam memori saya.
1. Memperingati haul nya supersemar ( surat perintah sebelas maret) yang ke....
2. Hari ke..... masa kampanye putaran kedua pilkada dki jakarta.
3. Adanya pengajian di masjid attin ( punya keluarga cendana).
Poin ketiga , menjadi menarik. Karena dalam kegiatan tersebut hadir anak soeharto. Tommy dan titiek. ( fyi soeharto masih punya anak yang lain . Tapi tidak hadir. Bambang dan tutut)
Masalah sebelas maret kita bahas lain kali. Karena saya belum tercerahkan akan hal ini.
Masalah pilkada.
Beban sejarah. Ya keluarga soeharto mempunyai beban sejarah yang berat. Bukan hanya dibebankan kepada soeharto secara individu. Tapi juga pada anak anak nya.
Sebenernya sih ga semua anak anak nya. Hanya anak anak tertentu, khususnya yang mencoba masuk ke ranah kekuasaan.
Anaknya soeharto yang saya tau itu bu titik, tommy, bambang, tutut
Bu titiek. Beliau ini anggota dpr dari golkar dapil jogjakarta. Setau saya sudah periode kedua dia jadi anggota dewan. Fakta tersebut bisa saja diasumsikan bahwa bu titiek mampu menjadi representasi warga jogja yabg baik. Dan sorry to say, ga ada isu antek orba selama pemilihan umum yang dia ikuti.
Bambang. Ga ada yang saya tau tentang dia. Selain dia pengusaha yang sukses. Walaupun spesifik saya ga tau dia usaha apa. Yang pasti dalam kasus kasus korupsi perusahaannya tak pernah disebut. Jadi kejahatan orba ga melekat padanya. Hanya mungkin isu selingkuh dengan mayang sari yang lebih santer terdengar.
Tommy. Ini orang yang secara muka identik dengan soeharto hampir mirip wajahnya. Pernah terlibat dalam kasus pembunuhan. Walaupun sudah bebas. Anak nya yang satu ini basic nya pengusaha, atlet nascar, politisi juga. Walaupun ga pernah menjadi pejabat publik. Ia kerap bersaing untuk memperebutkan posisi ketua unum golkar. Dan sekarang dia sudah beberapa kali mendirikan partai politik. Sebut saja repdem, persindo.
Tutut. Ga banyak yang saya tau tentang yang satu ini. Selain dia perempuan. Dan dia sering berkonflik dengan harry tanoe soedibyo. Pengusaha chinese pemilik mnc group.
Ga pernah ada yang membebankan empat anak itu dengan beban orde baru. Kecuali pas pilpres 2014 dan pilkada dki 2017.
Pilkada 2017. Secara terang terangan bu titiek dan tommy soeharto mendukung pasangan anies baswedan dan sandiaga uno. Meskipun partai golkar , tempat bu titiek bernaung mendukung basuki - djarot.
Owhh. Langsung saja " netizen " mencibir. Anies sandi antek orba. Anies sandi penganut soeharto. Dan bla bla bla.
Saya pendukung anies sandi. Saya terganggu dengan tuduhan demikian. Apakah ketika pendeta mendukung anies sandi otomatis mereka berdua masuk kristen.
Anies sandi mencoba mengayomi semua lapisan masyarakat jakarta. Tommy mempunyai konstituen yang banyak. Dari kalangan agamais, jamaah nya tommy ini banyak orang jamaah tabligh.
Bu titiek sebenrnya juga orang jogja. Basis kontituen bukan dijakarta. Tapi dia menjadi simbol. bahwa Dalam pilkada kita boleh tidak sepakat dengan partai. Partai secara formal boleh mendukung ahok djarot. Tapi secara anggota individu. Sangat diharapkan mendukung anies sandi.
8dukungan dari dua tokoh ini sangat penting. Walaupun saya ga bisa memprediksi kekuatan massa mereka scara detail. Yang pasti, dukungan mereka membuat anies sandi dicibir. Artinya 2 orang itu tokoh penting dan sentral.
Oke balik lagi ke tulisan awal.
Kenapa hanya titik dan soeharo yang mendapatkan beban sejarah ayahnya. Sehingga dukungan politik yang dilakukan kedua nya membuat anies sandi disebut pro orba.
Apakah netizen lupa. Bahwa anies sandi di dukung pula dengan harry tanoe soedibyo. Seorang yang kerap berperang dengan ibu tutut. Anak suharto yang lain.
Tapi kenapa hary taoe ga di sebut anti orba karena berani melawan anak soeharto. Dan anis sandi yang didukung hary tanoe ga disebut anti orba juga?
Hehe...
Saya selalu teringat pada masa itu. Saat partai merah masih oposisi. Disebutkan bahwa pak beye adalah murid soeharto.
Dan sekarang sby mendukung pemerintahan jokowi. Apakah jokowi adalah antek orba. Dan jika nanti sby mendukung ahok dan djarot. Apakaah mereka juga antek orba.
Hehe.
Antek orba itu ga bisa dilihat dari siapa mendukung siapa. Masalah dukungan itu masalah kecairan komunikasi politik.
Antek itu agen yang menjalankan nilai nilai.
Nilai - nilai orba yang saya tau itu.
Koruptif...
Berpihak pada asing...
Otoriter...
Galak..
Pro pada pemodal /kapitalis ...
Lalu siapa antek orba?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar