aku tidak takut.
Aku hanya merasakan detak jantungku kian cepat.
Aku tidam takut.
Tapi ku rasa aliran darahku deras.
Anehnya. Wajahku semakin pucat.
Tubuhku menggigil tapi tak kedinginan.
Otak ku berfikir terlalu cepat.
Tapi raut muka ku mencoba menghadikan ketenangan.
Doa kian sering ku panjatkan.
Nama Mu makin sering ku ucap
Allahu rabbi.
Aku tidak takut akan takdir yang telah kau tetapkan.
Tapi aku cemas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar