me

me

Senin, 15 Juni 2015

Tak seindah bidadari

Gue smp di pesantren.
Klo keingetan masa masa itu, gue sebagai anak pesantren tuh norakkk..khususnya akan perempuan atau cewe.

Di pesantren tuh cewe dan cowo di pisah. Ga boleh ketemu. Janjian. Diskusi. Kecuali pada hal hal tertentu walaupun harus di dampingi
Dan bagi santri yang baru memasuki masa puber itu bagaikan sebuah hukuman.
Dan "kekangan" yang demikian malah membuat kami penasaran dan membuat "kreativitas" agar bisa melihat ataupun ketemu lawan jenis.
Sejelek apapun lawan jenis pastilah kita anggap bidadari surga yang turun dari langit.
Resiko nya tentu kami mendapat hukuman pesantren atas kenorak an kami.

Minggu kemarin, 14/6/15. Momen pertama saya kembali ke pesantren setelah 9 tahun tak kesana. Kangen, itulah kata pertama yang terlintas di benak ini ketika di ajak ke pesantren.
Yang menariknya saya kesana dengan para orang yang saya anggap "bidadari" saat masih d pesantren.

Awalnya saya berpikir akan nervous atau gimana. Nyatanya, ya bidadari itu biasa aja.
Hilang rasa tepatnya.
Kalau begitu. Untuk apa kenorak an bertahun tahun lalu.
Toh nyatanya tak seindah bidadari.
Hahaha.

Mungkin karena gue udah punya komitmen dengan angel of my heart:)

Dan saya menyesali kenorak an saya.
Buat adik adik yang sedang terkekang aturan yang sama. Saya cm bisa bilang "jangan berekspektasi lebih" santai ajaaa..
Ada masanya lo ketemu lawan jenis. Dan itu biasa aja.

Tidak ada komentar: