me

me

Rabu, 17 September 2014

Teman? Terbaik?


Pertanyaan itu.
Sontak buat aku terkaget.
Seperti mendapat angin panas di puncak Himalaya
Tak bisa menjelaskan jawaban itu
Teman?
Aku punya banyak.
Ratusan bahkan ribuan.
Setidaknya bisa dikuantitatifkan di social media.
Atau dikalkulasi dengan usia pendidikan

Terbaik?
Itu lah angin panas di puncak Himalaya
Banyak temanku yang baik
Terbaik, aku tak menemukan definisi itu.
Mungkin Terbaik adalah sahabat.
Teman adalah dia yang ada ketika suka
Sahabat itu dia yang ada ketika suka dan duka.

Aku punya suka
Aku punya duka
Ketika ku suka. Banyak temanku
Ketika ku duka. Satu temanku
Dia sahabatku.

Kesendirian.

Tidak ada komentar: