tulisan singkat ini penngen gue jadiin sebuah curahan hati gue sebagai mahasiswa politik dan pemerintahan ugm angkatan 2009.
kadang gue berpikir..seorang mahasiswa matematika psti nntinya menemukan sebuah rumus baru di bidang matematika. minimal dia membuat inovasi rumus singkat atau apapun itu yang nantinya bisa membantu orang bnayak. begitu pun anak teknik dan ekonomi. mereka membuat sesuatu yang baru baik itu mesin-mesin atau cara-cara bertransaksi yang bagus dan sifatnya baik. intinya semua bidang berusaha untuk memakai ataupun menerapkan inovasi-inovasi yang sifatnya itu baik.
tapi selama ini ketika gue menjadi mahasiswa politik dan pemerintahan. gue tidak pernah mempelajari sesuatu yang baru. yang sifatnya adalah inovasi. bahkan dalam prakteknya di politik praktis. samaa sekali tidak ada suatu gebrakan baru dalam prilaku politik.
sebagai pengalaman.,beberapa kejadian beberapa hari lalu atau beberapa minggu lalu. di kampus gue sedang mengalami masa-masa pemilihan umum ( pemilu). sejatinya seorang mahasiswa yang berpikir kedepan, harusnya menggunakan cara-cara baru dalam melakukan politik.
tapi pada kenyataannya, mahasiswa lebih suka menirma dan melakukan politik-politik kotor, politik-politik transaksional, bahkan politik apatisme. yang hanya mengincar ambisi kekuasan tanpa melihat makna kekuasaan sesungguhnya. orang lebih suka melihat dari apa yang dia tawarkan tanpa melihat kualitas orang yang menawarknannya. intinya hanyaa melihatb peluang jangka pendek.
itulah yang terjadi di kampus gue....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar